cincin Nikah surabaya

 

Tahukah Anda, tradisi bertukar cincin sebagai simbol cinta dan komitmen ternyata sudah ada sejak zaman Mesir kuno, lho? Memang benar bahwa banyak hal di dunia telah berubah, tapi tradisi ini masih terus berlanjut hingga hari ini, bahkan berakar kuat di banyak budaya dan berbagai negara di dunia. Inilah tips cerdas memilih cincin nikah Surabaya dan sederet fakta menarik tentang cincin itu sendiri.

Fakta-Fakta Cincin Nikah Surabaya

Inilah sederet fakta yang mungkin belum Anda ketahui tentang cincin pernikahan:

  • Sebenarnya, sampai saat ini tidak pernah ada yang tahu kapan cincin pernikahan mulai digunakan. Namun, catatan sejarah yang diperoleh dari manuskrip kuno menyebutkan bahwa cincin nikah tertua ditemukan lebih dari 6.000 tahun yang lalu dari zaman Mesir kuno.
  • Daftar cincin tertua kedua berasal dari orang-orang Romawi, yang kala itu menjadikan cincin sebagai hadiah terakhir dari serangkaian hadiah tradisi yang diberikan oleh keluarga mempelai pria kepada calon istrinya.
  • Cincin pernikahan pertama diyakini terbuat dari buluh bambu yang diambil dari tepi Sungai Nil.
  • Lebih dari 70 persen pengantin wanita memakai cincin pernikahan di jari keempat tangan kiri alias jari manis. Tradisi ini berasal dari kepercayaan Romawi kuno bahwa vena amoris (urat cinta) berada di jari tersebut. Sedangkan 30 persen sisanya memakai cincin pernikahan di jari yang lain. Bahkan, beberapa bagian negara di India mengharuskan pengantin wanita mengenakan cincin di jari kaki.
  • Pasangan pengantin di beberapa negara, seperti Indonesia, Inggris, Prancis, dan AS memakai cincin pernikahan di tangan kiri. Sedangkan pasangan di India, Jerman, dan Rusia lebih memilih memakainya di tangan kanan.
  • Tradisi pengantin pria memakai cincin pernikahan dimulai saat Perang Dunia II. Kala itu, para pria memakai cincin untuk mengenang istrinya di rumah.
  • Salah satu alasan historis tentang tradisi bertukar cincin adalah sebagai simbol bahwa sang pria cukup stabil dalam hal finansial untuk menghidupi istrinya, dengan terlebih dahulu memberinya hadiah logam mulia.
  • Banyak ahli bahasa yang percaya bahwa nama “berlian” berasal dari kata Yunani “adamant” atau “adamas”, yang berarti tidak terkalahkan.
  • Tradisi di Rumania bagi pasangan pengantin baru adalah bertukar cincin perak pada hari ke-25, meskipun saat hari pernikahan sudah bertukar cincin emas.
  • Menurut tradisi Mesir kuno, pernikahan tidak akan bahagia/harmonis jika pengantin laki-laki menjatuhkan cincin pada saat upacara pernikahan.
  • Para pria Roma kuno sering memberikan cincin yang dihiasi dengan kunci kecil, yang melambangkan kunci untuk pintu hatinya.
  • Secara tradisional, cincin pernikahan terbuat dari emas, karena dianggap sebagai logam paling murni dan berharga serta melambangkan pernikahan yang sempurna.
  • Cincin pernikahan yang berbentuk bulat merupakan lambang keabadian, karena tidak ada awal dan akhir. Bentuk ini juga mewakili Dewa Matahari dan Bulan yang disembah oleh orang Mesir kuno. Sedangkan lubang di tengahnya melambangkan jalan menuju masa depan.
  • Warga Eropa yang hidup di abad pertengahan pernah menggunakan cincin sebagai ikatan kontrak antara dua keluarga yang mencakup pertukaran uang atau barang berharga lainnya.
  • Cincin pernikahan bertahta berlian yang pertama tercatat dalam sejarah adalah milik Raja Jerman bernama Archduke Maximilian, yang diberikan kepada tunangannya pada tahun 1477.
  • Cincin termahal di dunia saat ini adalah Chopard Blue Diamond Ring, yang harganya mencapai 16,26 juta dollar atau sekitar 217 miliar rupiah.

Tips Memilih Cincin Nikah Surabaya

Alasan mengapa cincin nikah surabaya begitu menarik adalah karena benda kecil ini merupakan representasi nyata dari konsep abstrak antara cinta dan persatuan, yang juga mewakili gaya/kepribadian Anda dan pasangan. Inilah yang membuat seluruh proses pemilihan cincin pernikahan menjadi menantang sekaligus menyenangkan.

Bahkan, banyak orang yang menghabiskan waktu berbulan-bulan hanya untuk memilih desain yang paling sesuai dengan gayanya. Namun, sebenarnya apa saja sih hal-hal yang harus diperhatikan saat memilih cincin pernikahan?

1. Tentukan Anggaran

Saat merencanakan konsep pernikahan dan memperhitungkan biayanya, jangan lupa untuk memikirkan berapa banyak dana yang ingin Anda sisihkan untuk cincin pernikahan. Harga cincinnya sendiri bisa berkisar dari beberapa ratus ribu hingga lebih dari ratusan juta rupiah. Menentukan anggaran sebelum berbelanja akan memudahkan Anda mempersempit pilihan.

2. Pertimbangkan Ukuran Karat

Pertanyaan kuno tentang kualitas versus kuantitas juga berlaku untuk cincin nikah. Beberapa orang mungkin lebih suka batu permata yang besar dan berwarna mencolok dengan karat logam yang lebih ringan.

Namun, beberapa orang yang lain lebih suka cincin nikah surabaya berlian putih kecil dan tampak elegan dengan ukuran karat yang lebih besar. Anda dan pasangan harus memiliki gambaran tentang ukuran batu permata dan karat logam sebagai titik awal memilih cincin pernikahan.

3. Pilih Bahan

Secara tradisional, cincin nikah terbuat dari emas kuning dan putih, tapi dalam beberapa tahun terakhir, rose gold telah muncul sebagai alternatif modern dengan harga yang termasuk masih ramah anggaran. Ada juga cincin palladium dan platinum, yang memiliki sifat alami hipoalergenik. Pilihan lainnya termasuk cincin titanium, tungsten, dan kobalt.

4. Ukur dengan Benar

Anda dan pasangan harus mengukur jari manis dengan benar, agar cincin tidak terlalu kecil dan mengganggu sirkulasi darah Anda atau justru kebesaran dan mudah jatuh. Cincin harus terasa nyaman dan juga pas.

5. Bergaransi dan Bersertifikat

Di manapun Anda membeli cincin tersebut, pastikan pihak toko memberikan garansi resmi kepada Anda. Bahkan untuk beberapa cincin yang dihiasi batu permata mahal seperti berlian dan zirkon, Anda harus mendapatkan sertifikatnya. Berlian yang bersertifikat memiliki nilai jual yang tinggi dan terbukti keasliannya.

6. Sesuaikan dengan Cincin Tunangan

Pilihlah cincin yang terbuat dari logam yang sama dengan cincin pertunangan Anda. Platinum dan emas putih terlihat hampir sama saat masih baru, tapi lebih baik lagi jika bahannya benar-benar sama, sehingga tetap tampak serasi di jari-jari Anda meskipun beberapa waktu telah berlalu.

Anda tidak harus memiliki cincin nikah dan tunangan yang benar-benar sama/serasi, tapi pastikan ada satu elemen yang berulang. Misalnya batu permata yang berbentuk sama, ukiran serupa, atau model cincin yang mirip. Satu lagi, jangan memilih cincin nikah yang akan tampak lebih menonjol dari cincin tunangan Anda. Karena konsepnya adalah saling melengkapi, bukan terlihat lebih bagus.

7. Belilah Lebih Awal

Jangan menunggu sampai H-3 hari pernikahan untuk membeli cincin. Karena memilih cincin nikah tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru. Mulailah mencari cincin nikah Anda lebih awal agar Anda memiliki banyak waktu untuk menemukan desain seperti apa yang benar-benar Anda dan pasangan Anda inginkan.

Selain itu, memilihnya jauh-jauh hari memungkinkan Anda untuk melakukan pengukuran yang lebih akurat, bisa membeli cincin nikah surabaya custom, ada banyak waktu untuk memilih toko perhiasan terbaik, dan bisa mendapatkan harga paling sesuai dengan dana yang Anda siapkan.

Jika sedang mencari cincin pernikahan impian Anda, Kotagede Jewellery bisa menjadi pilihan terbaik untuk dipertimbangkan. Toko ini menawarkan berbagai macam cincin nikah Surabaya dalam berbagai harga, gaya, bahan, dan tentu saja dengan garansi pasca pembelian.

Cincin Nikah Surabaya: Tips dan Fakta Tentang Cincin Nikah