Cara Merawat Kalung
Cara merawat kalung bahan tanduk perlu di perhatikan agar perhiasan tetap menawan dan berkilau. Perhiasan yang terawat ibarat harta karun sehingga perlu perhatian khusus. Kalung tanduk perlu perawatan berkala walaupun tidaklah seruwet perhiasan emas atau mutiara.

Selain perhiasan yang berasal dari material tanduk, perhiasan mutiara yang berasal dari air tawar dan air asin yang dibudidayakan memerlukan perawatan yang tepat. Walaupun mutiara bukanlah perhiasan yang rapuh dan fragile namun tetap perlu kehati-hatian terhadap penanganannya.

Perlu di ketahui bahwa mutiara adalah perhiasan yang bersifat organik. Untuk mempertahankan kilau, warna, dan struktur permukaannya, perlu melindungi mutiara dari terik panas matahari, bahan kimia, kosmetik, parfum, hairspray, lotion, dan keringat.

Karang dan Kerang ( seperti mother of pearl, kerang, abalone, shiva dan lainnya) juga merupakan perhiasan organik, dan bisa lebih rapuh daripada mutiara. Perhiasan kerang harus dirawat dengan perhatian yang sama dengan perhiasan mutiara.

Cara Merawat Kalung Tanduk , Mutiara dan Kerang

Tips-tips ini dapat diikuti untuk merawat perhiasan organik lainnya seperti batu permata yang terbuat dari amber yang lembut atau berpori seperti batu pirus dan opal.

1. Perhiasan harus menjadi barang terakhir yang Anda pakai dan yang pertama Anda lepaskan setelah kembali dari acara penting.

Hairspray harus digunakan hanya sebelum memakai perhiasan, jangan memakai di saat Anda sudah memakai perhiasan.

Jangan sampai kalung atau perhiasan Anda terpapar krim, minyak, lotion, parfum dan lain-lain.

Usahakan tidak memakai krim, minyak dan lotion di bagian kulit di dekat area di mana perhiasan akan dipakai.

2. Produk pembersih rumah tangga dan bahan kimia sangat berbahaya untuk perhiasan mutiara dan kerang.

Pembersihan berkala akan menghasilkan kembali kilau yang hilang dan permukaan yang kusam dan berlubang.
Warna mutiara dapat berubah bahkan sampai berwarna hitam.

Jangan memakai perhiasan selama Anda berada di salon rambut atau layanan spa, mandi, mencuci piring, bekerja dengan bahan kimia, membersihkan rumah, melakukan pekerjaan halaman, terlibat dalam olahraga atau kegiatan berat lainnya, atau saat berenang di kolam yang diklorinasi.

Cara untuk Merawat Kalung Tanduk dan Mutiara

3. Banyak pembersih perhiasan secara permanen merusak penampilan dan struktur organik mutiara, kerang dan karang. Setelah dipakai langsung bersihkan perhiasan organik dengan kain microfiber lembut yang lembap atau kering.

Kain microfiber aman digunakan dengan semua perhiasan. Sebagai aturan umum, bersihkan perhiasan organik tanpa sabun atau deterjen.

Rendam perhiasan sesuai kebutuhan menggunakan air hangat dengan sabun bebas deterjen ringan dan pastikan untuk membilasnya dengan baik.

Jangan menggunakan sikat gigi atau apa pun selain kain bersih yang lembut pada perhiasan organik.

Perhiasan yang digantung harus dibiarkan kering di atas handuk bersih dan perhiasan jangan di sentuh sampai benar-benar kering karena bahan merangkai seperti sutra dapat menarik kotoran dan juga meregang.

4. Simpan setiap item perhiasan yang terbuat dari batu permata organik di kantong yang berstruktur lembut dan terpisah jauh dari perhiasan dan benda keras lainnya.

Jangan simpan mutiara dalam kantong plastik tertutup karena mutiara membutuhkan uap air dari udara untuk menjaga kilau dan tetap sehat.
Simpan perhiasan organik tersebut jauh dari sumber panas dan cahaya yang terik.

Panas dari terik matahari atau berada di dekat sumber panas seperti api dapat membakar permata dan material organik dan menyebabkan perubahan warna, terbelah bahkan retak.

Terik cahaya yang kuat dapat menyebabkan mutiara mengalami dehidrasi, dan menyebabkan mutiara retak.

5. Mutiara dan untaian batu permata lainnya harus dirapikan setiap tahun jika dipakai secara teratur.Untaian yang tidak terlalu regang harus diregangkan.

Inilah tahap tahap cara merawat kalung tanduk dan mutiara yang baik dan benar selamat mencoba.